Kamis, 12 Januari 2012

Panduan Bermain Musik Sederhana Di Gereja Menggunakan Piano

Melodi

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman saya saja yang terbatas (kebanyakan) di gereja. Tulisan ini dibuat dengan harapan dapat sedikit menambah pengetahuan dan kemampuan pemusik gereja. Bukan untuk disombongkan atau memuliakan diri, tetapi untuk mengembalikan segala kemuliaan kepada Allah (Ibr 13:21).
            Mengapa saya memilih instrumen piano, tidak lain karena saya besar dengan instrumen ini, meskipun saya juga belajar organ dan keyboard sedikit. Alasan lainnya adalah karena piano adalah dasar dari semua permainan instrumen. Pola yang mirip dapat diterapkan pada instrumen yang lain dengan sedikit penyesuaian.
            Asumsi saya saat menuliskan manual ini adalah bahwa yang membaca belum pernah memainkan instrumen keyboard[1] Asumsi ini juga dibentuk karena di lapangan menemukan banyak yang ingin main musik tetapi tidak tahu harus mulai dari mana atau mungkin biarlah itu hanya mimpi. Untuk merekalah terutama panduan sederhana ini dibuat. Ada pepatah berkata dimana ada kemauan, maka disitu (pasti) ada jalan. Hal ini saya yakini benar. Kemauan inilah yang akan menerobos semua kesulitan yang akan menghadang di saat kita sedang putus asa. Sehingga saya menyarankan tujuan ini dituliskan di kertas atau di buku ini juga boleh. Untuk mengingatkan kita saat kita ‘lemah’. Sedikit pendahuluan ini saya tuliskan agar dalam proses belajar selanjutnya tidak mudah menyerah.       


I.                   Mulai darimana?
Pertanyaan ini sangat sering saya jumpai. Pertanyaan ini bisa terlontar dengan beberapa kemungkinan, salah satunya rasa pesimis untuk bisa, atau memang karena tidak tahu mulai darimana. Sebenarnya untuk memulainya sangat mudah. Karena tak kenal maka tak sayang, maka harus kenal agar bisa. Paling tidak teori dasar mengenai musik telah diketahui, seperti interval nada, tinggi rendahnya not. Kalau pun masih bingung, tekan saja keyboardnya dan perhatikan not apa yang kita tekan. Slogan Just Do It sangat berguna diterapkan disini. Coba mainkan lagu sederhana. Bisa lagu Twinkle-twinkle Little Star, atau Si Semut Yang Kecil, dll.

Si Semut :
4/4
C=1

5    3  3    . |    4        2     2  . | 1     2    3  4 | 5     5   5    . |
Si Se-mut     Yang  Ke - cil    Bu- at   A-pa-kah ka-mu?     
5    3    3  . |    4        2     2  . | 1     3    5  5 |  3     .    .    . | 
Waktu mu - sim     pa - nas   kum-pul reze- ki
2     2  2  2 |    2        3     4  . | 3     3    3  3 |  3     4     5  .  |
Meskipun kamu      le-mah    Al-lah Bapa pli -  ha  - ra
5     3  3   . |   4          2     2 . | 1     3    5  5 |  1      .      .  . |
O-rang yang  per -   ca - ya     ta-kut mati - kah?

Kedua lagu diatas coba lancarkan terlebih dahulu melodinya. Mainkan dengan tangan kanan. Kalau memainkannya benar maka jari seharusnya tidak berpindah-pindah. Hanya twinkle-twinkle aja yang ada not 6/la yang berubah sedikit. Itulah mengapa saya memilih 2 lagu ini sebagai awal pembelajaran. Jari hanya berkisar di not C sampai G
C----Menggunakan jempol. Untuk saat ini membunyikan not 1/do
D----Menggunakan telunjuk. Untuk saat ini membunyikan not 2/re
E---Menggunakan jari tengah. Untuk saat ini membunyikan not 3/mi
F----menggunakan jari manis. Untuk saat ini membunyikan not 4/fa
G---menggunakan kkelingking. Untuk saat ini membunyikan not 5/sol

Beberapa keterangan tambahan :
  1. Jikalau ada titik (.) itu berarti dihitung 1 ketuk.
  2. 4/4 memiliki arti dalam 1 birama isinya 4 ketuk.
  3. Birama adalah suatu ruang antara dua buah garis birama yang ditandai dengan :    ( | ). Contoh : Lagu Si Semut, dalam tiap barisnya memiliki 4 birama yang masing-masing isinya adalah 4 ketuk.
  4. Pada lagu twinkle-twinkle sengaja not angka hanya diberikan sebagian agar pembaca mulai membaca not balok. Tidak se mengerikan yang kita bayangkan. Bisa karena biasa. Itu saja prinsipnya. Dengan bisa membaca not balok, maka terbuka kesempatan mempelajari berbagai sumber di internet. Tentu kita ingin terus berkembang bukan? Kalau hanya not angka, sering kita sulit berkembang, karena not angka hanya ada di Indonesia!

Selamat, Anda sudah berhasil bermain piano!
Mari melangkah ke langkah selanjutnya.



II. Chord
Bab ini khusus membahas cara memainkan chord (dengan tangan kiri dan kanan)

Definisi :
Chord adalah 2 not atau lebih yang dimainkan bersamaan atau bergantian sehingga membentuk harmoni. Contoh : Chord C ---dengan menggunakan tangan kiri, tekan tuts C (kelingking), E (jari tengah) dan G (jempol).
Selanjutnya, chord utama/mayor selain C adalah : G (G, B, D) dan F (F, A, C).
Agar lebih mahir, latihlah 3 chord ini sehingga lancar dan dapat dimainkan di lagu Si Semut. Berikut kuncinya :
Si Semut :
4/4
C=1

C                    G                      C
5    3  3    . |    4        2     2  . | 1     2    3  4 | 5     5   5    . |
Si Se-mut     Yang  Ke - cil    Bu- at   A-pa-kah ka-mu?     

C                     G                     C
5    3    3  . |    4        2     2  . | 1     3    5  5 |  3     .    .    . | 
Waktu mu - sim     pa - nas   kum-pul reze- ki

G                                             C
2     2  2  2 |    2        3     4  . | 3     3    3  3 |  3     4     5  .  |
Meskipun kamu      le-mah    Al-lah Bapa pli -  ha  - ra

C                     G                     C
5     3  3   . |   4          2     2 . | 1     3    5  5 |  1      .      .  . |
O-rang yang  per -   ca - ya     ta-kut mati - kah?

Sudah bisa memainkan dengan lancar? Sabar adalah kuncinya. Rajin latihan sudah merupakan syarat mutlak. Jikalau merasa masih terlalu sederhana dan belum puas, sabar dulu. Kita akan mempelajarinya tahap demi tahap.

Oktaf
Cara memainkan chord diatas kadang dimainkan di piano atau keyboard atau organ. Khusus untuk piano, biasanya dimainkan dalam bentuk oktaf. Bentuk oktaf adalah menekan tuts bersamaan atau bergantian dalam jarak 1 oktaf, contoh : tekan not C dan C’ berikutnya bersamaan atau bergantian. Hal ini menimbulkan efek yang berbeda dibanding hanya menekan C-E-G, karena kalau menekan oktaf, bas akan lebih terdengar yang akhirnya bunyinya terdengar lebih mantap. Tidak semua lagu dan tidak harus selalu oktaf mainnya. Tetapi main dengan model oktaf sangat sering dilakukan pianis-pianis.

Jikalau sudah lancar tangan kiri oktaf bersamaan dengan melodi tangan kanan, maka kita akan masuk lebih dalam lagi. Yaitu tangan kanan memainkan oktaf, disini dituntut tangan kanan sudah lancar dengan balikan/inversi. Apakah balikan itu? Chord C yang sementara saya perkenalkan adalah C-E-G. Tetapi tidak selalu yang ditekan haruslah C duluan, lalu E, lalu G.  Tergantung kebutuhan. Saat ini marilah kita melatih inversi/balikan tangan kanan kita. Berikut latihannya:
C – E – G (posisi dasar),  E – G – C (balikan 1), G – C – E(balikan 2).
F – A – C (posisi dasar), A – C – F (balikan 1),  C – F – A (balikan 2).
G – B – D (posisi dasar), B - D – G (balikan 1),  , D – G – B (balikan 2).

            Bila sudah menguasai balikan ini, maka marilah kita mencoba memainkannya. Hanya tangan kanan! Dan sudah bisa membentuk melodi yang harmonis dan indah. Caranya, letakkan melodi di bagian paling kanan, dan sisanya mainkan di sebelah kirinya.
Contoh :
Not 5 dengan chord C, maka yang ditekan adalah C E G(G adalah not 5/sol, harus diletakkan di paling kanan)
Not 3 dengan chord C, maka yang ditekan bisa hanya C dan E(Ingat bahwa chord harus terdiri 2 not atau lebih. Usahakan lebih dari 1 not, tetapi kalau sulit, boleh hanya 1 not saja, tergantung tingkat kesulitan, kecepatan lagu, dan kebutuhan).
Not 4 dengan chord G, maka yang ditekan adalah B D F(F adalah not 4, harus diletakkan di paling kanan)
Not 2 dengan chord G, maka yang ditekan adalah B dan D saja.

Silakan mencoba dahulu lagu Si Semut diatas. Jangan menyerah. Kerja keras Anda pasti menghasilkan buah yang menggembirakan.



III. Kunci Dasar
           
Seringkali saat memainkan sebuah lagu, pemain bingung kunci apa saja yang harus ditekan. Kita tidak harus mempelajari ratusan chord. Kita hanya perlu sementara ini menguasai 6 kunci. Untuk menjelaskan ini maka saya akan masuk sedikit kepada teori musik.
Kita mulai dari nada dasar C dahulu.Mengapa? Karena nada dasar C adalah yang termudah dalam mempelajari piano. Tutsnya putih semua. Dalam memainkan sebuah lagu, kita harus mengetahui nada apa yang harus ditekan dalam nada dasar tersebut. Dalam hal ini, nada dasar C, not yang harus ditekan seluruhnya putih.

C = 1 (Do), D = 2 (Re), E = 3 (Mi), F= 4 (Fa), G = 5 (Sol), A= 6 (La), B=7 (Si),           C’= 1 (Do tinggi).

Enam kunci dasar itu dibagi menjadi 2 : Mayor dan Minor (Dikatakan mayor karena jarak nadanya lebih besar dari minor).

Kunci Mayor dalam tangga nada C:
C = not 1
F = not 4,
G = not 5.
Ketuga kunci ini sudah kita pelajari. Yang harus diingat adalah kunci mayor, selalu merupakan not ke 1, 4 dan 5 dari tangga nada yang dimainkan.

Kunci Minor dalam tangga nada C :
Dm = Not 2 = D – F - A
Em = Not 3 = E – G - B
Am = Not 6 = A – C – E.
Nah, ketiga nada minor ini yang merupakan chord baru bukan? Silakan melatihnya sesuai urutan diatas. Mainkan notnya bersamaan dan bergantian(contoh Dm : D dulu, F, baru A) beserta dengan balikan 1 dan balikan 2.
Jikalau sudah, silakan mainkan kembali lagu Si Semut dengan tambahan kunci minor.
Si Semut :
4/4
C=1

C      Am        Dm           G      C          G       C         G
5    3  3    . |    4        2     2    . | 1     2    3   4 | 5     5   5    . |
Si Se-mut     Yang  Ke - cil    Bu- at   A-pa-kah ka-mu?     

C      Am        Dm           G     C          G       C        
5    3    3  . |    4        2     2  . | 1     3    5  5 |  3     .    .    . | 
Waktu mu - sim     pa - nas   kum-pul reze- ki

Dm     G       Dm             G     C        Am     C           G
2     2  2  2 |    2        3     4  . | 3     3    3  3 |  3     4     5  .  |
Meskipun kamu      le-mah    Al-lah Bapa pli -  ha  - ra

C      Am        Dm           G      C          G       C         G
5     3  3   . |   4          2     2 . | 1     3    5  5 |  1      .      .  . |
O-rang yang  per -   ca - ya     ta-kut mati - kah?





[1] Keyboard bukanlah pengertian umum yaitu sebuah instrumen yang bisa dibawa kemana-mana dengan ringan dan memerlukan listrik. Akan tetapi merupakan semua jenis instrumen yang dapat dimainkan seperti piano. Terdiri dari 12 not yang memiliki jarak sesuai dengan skala Barat ( yang sering kita kenal dengan jarak 1 1 ½    1 1 1 ½).

3 komentar:

  1. bang, kalau mainin bass nya si semut gmn ya....

    pengen mau blajar bass nih...,

    BalasHapus
  2. wah saya tidak bisa main bass. tp kalau mau dicoba saja dengan not yang paling bawahnya, sesuai dengan chordnya atau dibuat walking bass.

    BalasHapus
  3. Bang anak saya nanya bagaimana cara menentukan chord pada lagu dengan not angka saja....makasih sebelumnya

    BalasHapus